Sentary Consulting ← Semua Artikel
Pembukuan6 Juli 2026·7 menit baca

SAK EP: Standar Akuntansi Baru yang Kini Wajib untuk Bisnis Privat

Jika laporan keuangan bisnis Anda masih memakai acuan SAK ETAP, itu sudah kedaluwarsa. Sejak 1 Januari 2025, SAK Entitas Privat (SAK EP) menjadi standar wajib — dengan sejumlah konsep baru yang tidak ada di aturan lama.

Selama bertahun-tahun, SAK ETAP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik) menjadi acuan favorit UMKM dan perusahaan privat karena kesederhanaannya. Namun Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan penggantinya sejak 30 Juni 2021: SAK Entitas Privat (SAK EP), yang merupakan adopsi dari IFRS for SMEs disesuaikan kondisi Indonesia. Setelah masa persiapan panjang, SAK EP resmi berlaku efektif sejak 1 Januari 2025 — artinya, laporan keuangan tahun buku 2025 dan seterusnya wajib disusun berdasarkan standar ini, bukan lagi SAK ETAP.

Siapa yang wajib memakai SAK EP?

SAK EP ditujukan bagi entitas tanpa akuntabilitas publik yang menerbitkan laporan keuangan bertujuan umum bagi pengguna eksternal — mencakup sebagian besar PT tertutup, CV, firma, dan koperasi yang bukan perusahaan terbuka atau lembaga keuangan dengan akuntabilitas publik. Entitas yang memang memiliki akuntabilitas publik (misalnya emiten) tetap bisa memakai SAK EP hanya jika otoritas yang berwenang mengizinkan secara khusus.

Apa yang benar-benar berubah dari SAK ETAP

SAK EP bukan sekadar rebranding. Ada penambahan konsep yang signifikan dibanding ETAP:

Di sisi lain, SAK EP tetap menyederhanakan beberapa hal dibanding SAK penuh (berbasis IFRS): topik yang tidak relevan bagi entitas privat seperti laba per saham, laporan keuangan interim, dan segmen operasi dihilangkan sepenuhnya. Kebijakan akuntansi juga disederhanakan menjadi satu pilihan tunggal untuk sebagian besar transaksi, dengan pengungkapan yang lebih ringkas dan bahasa yang lebih sederhana dibanding SAK berbasis IFRS penuh.

Struktur SAK EP: disusun dalam 35 bab (Bab 1 sampai Bab 35), dengan referensi silang hanya berlaku antar-bab di dalam SAK EP sendiri, dan dilengkapi contoh laporan keuangan ilustratif untuk memudahkan penerapan.

Masa transisi: wajib retrospektif

Bagi entitas yang baru pertama kali menerapkan SAK EP, standar ini mensyaratkan penerapan retrospektif — seolah-olah SAK EP telah berlaku sejak awal, sehingga laporan keuangan periode pembanding perlu disajikan kembali (restated) agar bisa diperbandingkan.

Dampak praktis untuk bisnis Anda

  1. Laporan keuangan komparatif perlu disusun ulang jika belum pernah menerapkan SAK EP secara dini — bukan sekadar meneruskan format lama dengan label baru.
  2. Perhitungan pajak tangguhan menjadi rutinitas baru, bukan lagi opsional. Ini butuh pemetaan perbedaan temporer antara pembukuan komersial dan fiskal yang konsisten tiap periode.
  3. Jika bisnis Anda memiliki properti investasi (misalnya ruko atau gudang yang disewakan, bukan dipakai sendiri), siapkan penilaian nilai wajar dari penilai independen atau justifikasi mengapa memakai model biaya.
  4. Jika Anda punya beberapa entitas dalam satu grup usaha, evaluasi apakah laporan keuangan konsolidasian kini diwajibkan berdasarkan kriteria kontrol yang baru.
  5. Dokumentasikan kebijakan akuntansi yang dipilih secara tertulis — SAK EP mengharapkan konsistensi kebijakan tunggal, bukan pilihan yang berubah-ubah antar periode.

Transisi standar akuntansi seperti ini jarang terasa mendesak — sampai tiba-tiba laporan keuangan dibutuhkan untuk pengajuan kredit, due diligence investor, atau syarat restitusi pajak (termasuk opini audit WTP yang kini disyaratkan berbagai fasilitas perpajakan). Menyiapkannya lebih awal jauh lebih murah daripada menyusunnya ulang secara terburu-buru.

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai informasi umum per 6 Juli 2026 dan bukan merupakan nasihat perpajakan untuk kasus spesifik. Ketentuan perpajakan dapat berubah. Untuk penerapan pada kondisi bisnis Anda, konsultasikan dengan tim Sentary Consulting atau konsultan pajak terdaftar.

Butuh bantuan menerapkannya?

Tim Sentary siap membantu — dari pembukuan rutin sampai pendampingan pajak. Konsultasi pertama gratis.

Konsultasi via WhatsApp →